Berapa
banyak tinta yang harus aku keringkan
Ketika ku sebut namamu dalam lembar-lembar putih itu
Menyebutmu yang membuatku rindu, lagi
Mengeja namamu, yang membuatku syahdu, pilu
Berapa banyak kisah-kisah cinta yang harus ku baca
Ketika aku harus mengingatmu dalam waktuku
Tentang kau disana, wanita di hatiku
Yang selalu membuatku gundah, gusar tak berakhir
Berapa banyak lagi sajak yang akan ku bakar
Ketika namamu menjadi abu yang berbekas di hati
Saat malam menjadi sangat panjang karenamu
Bahkan, kau adalah aku, aku adalah kau
Berapa lama lagi, waktu yang tersisa untuk cintaku
Jika waktuku Kau bawa pergi, hilang
Dalam kerinduan terdalam kepadamu
Kepada senyum manis manjamu padaku
Ketika ku sebut namamu dalam lembar-lembar putih itu
Menyebutmu yang membuatku rindu, lagi
Mengeja namamu, yang membuatku syahdu, pilu
Berapa banyak kisah-kisah cinta yang harus ku baca
Ketika aku harus mengingatmu dalam waktuku
Tentang kau disana, wanita di hatiku
Yang selalu membuatku gundah, gusar tak berakhir
Berapa banyak lagi sajak yang akan ku bakar
Ketika namamu menjadi abu yang berbekas di hati
Saat malam menjadi sangat panjang karenamu
Bahkan, kau adalah aku, aku adalah kau
Berapa lama lagi, waktu yang tersisa untuk cintaku
Jika waktuku Kau bawa pergi, hilang
Dalam kerinduan terdalam kepadamu
Kepada senyum manis manjamu padaku


0 komentar:
Posting Komentar