Setelah Satu Minggu




Tepat seminggu yang lalu aku mengenalmu
Mengenal sosok yang belum pernah kutemui sebelumnya
Entah kebetulan atau memang sudah menjadi skenario dari-Nya kita bisa bertemu di tempat itu

Kamu sosok yang hangat dan humoris
Kamu  gadis kecil berkaca mata tebal
Meskipun aku baru saja mengenalmu
Namun bayangan wajahmu cukup membekas hingga detik ini

Pertemuan itu memang sangat singkat, hanya dengan hitungan detik kita berada di tempat itu
Terlalu singkat memang
Terlalu cepat semuanya berlalu
Padahal ingin rasanya tubuh ini bisa berada di sampingmu seperti saat pertama ku mengenalmu

Ingin ku mendengar suaramu yang lembut
Inginku tetap bisa melihat tingkahmu yang lucu
Inginku bercerita tentang semua yang kurasa saat itu

Maaf, maafkanlah batin ini yang banyak inginnya
Maafkanlah diri ini yang tak mampu menyembunyikan semuanya
Hingga terlalu tinggi khayalanku tentangmu

Tapi sayangnya semua itu tak lagi ada
Kini kamu terasa begitu jauh,  kamu yang terasa tak mampu untuk ku sentuh
Meski kampusmu begitu dekat dengan kampusku
Namun terlalu sulit untukku menemukanmu diantara ratusan bahkan ribuan para pencari ilmu

Bukan kah kamu aktivis di kampusmu?
Aktivis yang selalu saja menghabiskan seluruh waktumu untuk segala bentuk kegiatanmu
Yang selalu sibuk melakukan banyak hal dan mengurus sesuatu hingga membuatmu tak bisa terus menggenggam ponselmu
Sampai-sampai kamu tak sempat membaca deretan huruf yang ku kirimkan ke layar ponselmu

Aku tak peduli, hingga saat ini aku tetap menunggumu menyapaku
Dan aku berharap kamu mau memahami coretanku yang ku tunjukkan padamu saat itu

4 komentar:

  1. istiqomah jaga hati, Akh.. insya Allah yg disana juga melakukan hal yg sama

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Akh, tetap istiqomah menjaga prinsip diri
      Insya Allah , amin :)

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. insyaa Allah bisa anakku #eh cucuku, jagalah izzah-mu, maka Allah akan meneguhkan 'azzam-mu

    BalasHapus