Lelah




Malam semakin kelam, lelah di pundak masih terasa
Ku rebahkan rapuh tubuh ini sejenak diatas tikar lusuh
Berharap jiwa ini bisa tenang walaupun sesaat

Inilah hidupku, keseharianku yang selalu menukar siang jadi malam
dan malam menjadi siang

Gelisah menjelma dibilik-bilik jiwa
Mengurungi ribuan kisah
Sampai nyaris sesak tak bisa bernapas

Rentang waktu yang berlarian
Masih saja tak bisa ku ajak bicara
Tentang letih yang sering kali singgah
Membiarkanku mengeja setiap peristiwa

Melapal satu demi satu sejarah diri
Sampai bumi terhenti, tak putari matahari
Walaupun air mata ini terkadang jatuh berderai
Namun tak akan ku berhenti untuk terus bermimpi


0 komentar:

Posting Komentar